Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Desember 2011

Harapan Adalah Pengindah Dan Penguat by Mario Teguh

Harapan yang dalam adalah pembentuk kerendahan hati yang mudah menerima yang kecil dan yang sederhana, sebagai syarat bagi pencapaian dari yang besar dan yang sulit.

Harapan …
Alangkah mulia Tuhan yang menciptakan harapan sebagai penghubung yang nyata antara jiwa kita dengan-Nya.
Marilah kita tetapkan di hati baik kita, bahwa sedikit dan sekecil apa pun sebuah harapan itu, ia tetap sebuah harapan.
Karena, Tidak ada keberhasilan sebesar apa pun yang tidak bisa dicapai melalui harapan, walau sekecil apa pun harapan itu.
Maka, sebetulnya …
Harapan adalah penghubung antara sepedih-pedihnya keadaan dengan seindah-indahnya kesyukuran.

Sahabat saya yang baik hatinya, Harapan di hati baik Anda itu, adalah pengindah doa-doa Anda, pengindah wajah Anda, pengindah suara Anda, dan pengindah sentuhan Anda.
Harapan di hati teguh Anda itu, adalah penguat kesungguhan Anda, penguat pendapat Anda, penguat permintaan Anda, dan penguat upaya Anda.
Harapan di hati utuh Anda itu, adalah pengindah pribadi Anda, dan penguat peran Anda bagi kebaikan sesama.

Harapan di hati mulia Anda itu, adalah yang menjadikan Anda kekasih Tuhan, yang dibebaskan dari kesalahan-kesalahan masa lalunya, yang dijaga dalam perjalanan yang lurus, yang dikuatkan untuk melakukan ,yang tidak biasanya mampu dilakukan oleh orang lain, yang dimudahkan untuk merampungkan tugas-tugas besar, yang disahabatkan dalam pergaulan dengan calon-calon penghuni surga, dan yang ditata keindahan kehidupannya di dunia –
sebagai awalan rasa dari kehidupannya di surga.
Amien …

Maha Suci Tuhan yang meluluhkan hati yang kaku.
Maha Penyayang Tuhan yang menghaluskan hati yang kasar.
Maha Pengasih Tuhan yang melembutkan hati yang pemarah.
Maha Pemaaf Tuhan yang menjernihkan hati yang kusam.
dan
Maha Mulia Tuhan yang membangkitkan jiwa yang putus asa.

Dan semoga kita menjadi jiwa-jiwa yang diutamakan penyelamatannya,
karena keikhlasan kita untuk tetap berharap kepada Tuhan.

Jadilah Pribadi Yang Dirindukan Kehadirannya by Mario Teguh

Sahabat saya yang baik hatinya, adik-adik dan anak-anakku terkasih, Jadilah pribadi yang dirindukan kehadirannya.

Kehadiran Anda akan selalu dirindukan orang, apabila Anda:
menggunakan nama yang baik, berbicara dengan bahasa yang indah,
dan berlaku dengan cara-cara yang ramah di hati orang lain.
Dan jika mungkin, jadikanlah kehadiran Anda sebagai pengindah waktu mereka.
Maka indahkanlah nama Anda, tutur kata, dan cara-cara Anda dalam membawa diri.

Sebutlah nama orang lain dengan nada yang penuh kebaikan, dan senangkanlah mereka dengan menyampaikan terima kasih, pujian, dan anjuran ramah yang membangun.
Pastikanlah mereka meninggalkan Anda dengan hati yang lebih bergembira daripada saat mereka datang menemui Anda.

Sahabat saya yang baik hatinya, yang sedang ditunggu ketegasannya untuk memutuskan yang baik, dan yang sedang dinantikan keikhlasannya untuk membarukan dirinya agar Anda berhak bagi kehidupan yang kualitasnya baru.
Jadilah pribadi yang karena kebaikan pekertinya, dirindukan oleh mereka yang merindukan kebaikan hidup.
Karena, setiap jiwa pasti merindukan kehadiran Anda yang membantu banyak orang menemukan kualitas-kualitas asli mereka, membangun kegembiraan dan rasa hormat kepada diri mereka sendiri, dan membantu memperjelas alasan dan tujuan perjalanan hidup mereka.

Hiduplah Sebagai Jiwa Yang Ikhlas by Mario Teguh

Setiap jiwa adalah jiwa kecintaan Tuhan yang diturunkan ke alam kehidupan raga sebagai manusia yang bertugas mewujudkan kemuliaan dari jiwanya untuk mengindahkan kehidupan sesamanya bagi keindahan hidupnya di surga.
Dan jiwa yang mampu memimpin dirinya sendiri untuk keluar dari kekhawatiran, ketidak-tegasan, penundaan, dan kemalasan, memiliki semua potensi untuk memindahkan gunung.

Karena sesungguhnya, kekuatan setiap jiwa dijamin oleh Sang Pencipta. Maka marilah kita ingat kembali pesan yang disampaikan pada hari kelahiran kita. Hiduplah sebagai jiwa yang ikhlas.”
Sahabat saya yang baik hatinya,
Tidak mungkin jiwa yang bertanya-tanya tentang haknya untuk hidup dalam kedamaian dan kesejahteraan, tidak diberikan petunjuk.

Masalah Itu Sementara by Mario Teguh

Ia hanya menjadi permanen bagi orang yang menganggapnya permanen.
Paku yang memantek seseorang ke papan gosok di mana dia berada sekarang adalah perasaan bahwa masalah-masalahnya saat ini adalah permanen, sedangkan keberhasilan dan kebahagiaannya hanyalah sementara.

Kita tidak mungkin membebaskan diri dari masalah, karena masalah adalah penghormatan kepada kita. Tuhan Yang Maha Perkasa menjamin bahwa tidak ada orang yang akan dimasukkan ke dalam masalah yang tidak bisa diatasinya. Sehingga, masalah apa pun yang kita masuki, adalah masalah yang telah ditetapkan berada di bawah kemampuan kita.

Tetapi, masalah sekecil apa pun, akan menjadi penghambat kemajuan dan bahkan menjadi pengerdil masa depan, bagi orang yang memilih untuk tidak menghormati dirinya sendiri, dan tidak mempercayai jaminan Tuhan.

Jumat, 08 April 2011

Burung Dengan Sebelah Sayap : By Gede Prama

Seorang teman dengan potensi tinggi, mengeluh berat setelah pindah-pindah kerja di lebih dari lima tempat. Tadinya, saya fikir ia mencari penghasilan yang lebih tinggi. Setelah mendengarkan dengan penuh empati, rekan ini rupanya mengalami kesulitan dengan lingkungan kerja. Di semua tempat kerja sebelumnya, dia selalu bertemu dengan orang yang tidak cocok. Di sini tidak cocok dengan atasan, di situ bentrok dengan rekan sejawat, di tempat lain malah diprotes bawahan.

Kalau rekan di atas berhobi pindah-pindah kerja, seorang sahabat saya yang lain punya pengalaman yang lain lagi. Setelah berganti istri sejumlah tiga kali, dengan berbagai alasan yang berbau tidak cocok, ia kemudian merasa capek dengan kegiatan berganti-ganti pasangan ini. Seorang pengusaha berhasil punya pengalaman lain lagi. Setiap kali menerima orang baru sebagai pimpinan puncak, ia senantiasa semangat dan penuh optimis. Seolah-olah orang baru yang datang pasti bisa menyelesaikan semua masalah. Akan tetapi, begitu orang baru ini berumur kerja lebih dari satu tahun, maka mulailah kelihatan busuk-busuknya. Dan iapun mulai capek dengan kegiatan berganti-ganti pimpinan puncak ini.

Digabung menjadi satu, seluruh cerita ini menunjukkan bahwa kalau motif kita mencari pasangan – entah pasangan hidup maupun pasangan kerja – adalah mencari orang yang cocok di semua bidang, sebaiknya dilupakan saja.

Minggu, 25 Juli 2010

Menemukan Kebaikan Di Mana-Mana : By Gede Prama

Ada sebuah keluhan yang hampir selalu muncul di setiap pembicaran tentang stres. Tanpa mengenal kondisi dan situasi, ada banyak orang yang mengeluhkan peran orang lain. Dari tuduhan orang lain itu tidak mau mengerti, cenderung menipu, jahat, tidak mau membantu, bikin kesal, sampai dengan tuduhan orang lain sebagai biang stres. Ada bahkan yang menyebutkan bahwa dirinya jarang sekali bertemu orang baik.

Izinkan saya membagi eksperimen saya dalam kehidupan. Hampir setiap minggu saya terbang. Dan sekretaris saya hafal betul, kalau sebelum melakukan confirm terhadap tiket, ia harus menemukan tempat duduk agak di depan dan di lorong. Dulu, sering sekali setiap check in di bandara, saya menginformasikan bahwa sekretaris saya sudah book tempat duduk di depan dan lorong. Dan sering kali juga tidak kebagian tempat yang saya inginkan. Tidak jarang hati inidibuat kesal. Sempat mengira kekeliruan ada di sekretaris. Namun, belakangan pendekatan saya dalam melakukan check in dirubah. Tidak lagi menyebutkan bahwa sekretaris sudah book tempat

Hidup Secukupnya : by Gede Prama

Pemburu-pemburu kenikmatan. Mungkin itu sebutan yang tepat bagi tidak sedikit orang yang hidup di zaman modern ini. Mereka yang mempercayai kapitalisme sebagai mesin pendorong peradaban, malah menyebut kenikmatan sebagai awal dari pertumbuhan dan kemajuan. Kalau tanpa kenikmatan, bukankah semuanya jadi tidak hidup dan stagnan ? Demikianlah kira-kira pertanyaan awal mereka dalam melakukan pencaharian.

Dari sinilah kemudian lahir setiap hari jutaan pemburu kenikmatan. Ada yang memburunya melalui jalur seks. Ada yang mencarinya melalui hobi seperti motor gede, mobil built up, main golf, rumah mewah secara amat berlebihan. Ada yang mengejarnya melalui tangga-tangga kekuasaan. Serta masih banyak lagi yang lainnya. Digabung menjadi satu, benar kata kaum kapitalis, kenikmatanlah awal dari kemajuan dan pertumbuhan.

Bukan kapasitas saya untuk meninjau persoalan ini secara ekonomi maupun sosiologi. Sebagaimana biasa, saya akan mengajak Anda berefleksi atau bercermin. Bukan untuk membenarkan atau menyalahkan kehidupan seperti ini, namun untuk menarik garis merah kehidupan ke depan dari sini.

Sabtu, 24 Juli 2010

Melampaui Suka Dan Duka BY GEDE PRAMA

Kalau sejarah manusia, dibentangkan dalam kurun waktu yang panjang dan lama, bisa jadi kebanyakan ditandai oleh siklus menaik dan menurun. Dalam spekulasi fikiran saya, mungkin tidak ada sejarah yang tidak ditandai siklus naik turun.

Coba perhatikan, kebanyakan manusia lahir sebagai anak-anak lengkap dengan sifat kekanak-kanakannya. Kemudian tumbuh dewasa – sebagian malah amat berkuasa, namun bagaimanapun hebat kekuasaannya, toh harus melewati masa-masa senja yang kekanan-kanakan lagi.

Demikian juga kisah banyak bangsa. Jepang, sebagai contoh, runtuh oleh kekalahan perang, kemudian pelan-pelan bangkit sebagai perekonomian yang berbasiskan barang murah dan kualitas rendah. Sekarang, sebagaimana kita tahu bersama, ia menjadi kekuatan ekonomi yang menentukan.

Di tengah-tengah sejarah yang by nature ditandai oleh siklus naik turun ini, kebanyakan orang hanya menjadi ‘korban tidak berdaya’. Tatkala sejarah bergerak naik, tawa, bahagia yang kerap disertai kesombongan dan kecongkakanlah sahabatnya. Ketika sejarah bergerak turun, kesedihan dan air mata bergelimang di mana-mana. Jarang bahkan teramat jarang terjadi, ada manusia yang berhasil keluar dari perangkap naik turun ini.

Sabtu, 17 Juli 2010

Kaya Dengan Cara Berbagi ; by Gede Prama

Kaya Dengan Cara Berbagi Terlanjur memiliki logat bicara seperti orang Batak, membuat banyak sahabat asli Sumatera Utara sana mudah akrab dengan saya. Salah satu hasil sampingannya, sering mendapat bocoran tentang lawakan orang Batak. Menurut seorang sahabat yang menghabiskan sekolah dasarnya di tanah Karo sana, suatu waktu guru bertanya dengan nada menguji ke murid : siapa pencipta lagu Indonesia Raya ?. Tidak ada murid yang menaikkan tangan sebagai tanda tidak ada yang tahu jawabannya. Sekali lagi gurunya mengajukan pertanyaan yang sama, karena khawatir pertanyaannya tidak jelas, sekali ini juga tidak ada yang menaikkan tangan.

Kesal dengan perilaku murid yang malas belajar di rumah, guru inipun kemudian menunjuk salah seorang murid sambil bertanya : ‘Ucok, siapa pencipta lagu Indonesia Raya ?. Tentu saja si Ucok yang ditunjuk gelagapan dan ketakutan. Biasa, orang ketakutan kemudian menjawab dengan jawaban ngawur. Dengan spontan, Ucok menjawab : ‘bukan saya Pak !’.

Ketika pertama kali bahan canda ini saya dengar, saya sempat terpingkal-pingkal sebentar. Namun, ketika memasuki banyak perusahaan klien untuk membenahi organisasi mereka, kerap saya bertemu dengan orang dengan jawaban sama : ‘bukan saya Pak !’. Terutama kalau ada kesalahan, hampir semuanya serempak dengan jawaban khas ala Ucok. Untuk kemudian saling tuding dan saling tunjuk hidung. Sebagai akibatnya, meminjam argumen Rosabeth Moss Kanter dari Harvard, banyak organisasi terkena penyakit NIH (not in here).

Keinginan Itu Membutakan by Gede Prama

Keinginan Itu Membutakan
Salah satu acara tetap yang diadakan oleh pengelola web site saya adalah chatting. Diantara sekian chatting yang sudah berlalu, topik yang mendatangkan pengunjung paling banyak adalah topik ‘hidup ini indah’. Sebagaimana biasa, selalu ada pro-kontra dalam setiap wacana. Saya tidak perlu lagi menjelaskan alasan-alasan orang yang pro terhadap konsep hidup ini indah. Terutama, karena sudah teramat jelas bagi saya. Akan tetapi, tidak sedikit orang yang menganggap saya ‘melebih-lebihkan’ kenyataan tentang hidup ini indah. Secara lebih khusus, mereka yang kurang terhibur oleh film Italia dengan judul Life Is Beautiful.

Tulisan ini bukan pledoi. Hanya renungan lebih lanjut dari pemikiran saya terdahulu tentang hidup ini indah. Mungkin saja tuduhan orang benar, bahwa saya suka melebih-lebihkan. Dan pengalaman yang berbeda bisa membawa kesimpulan yang berbeda juga. Di tengah pro-kontra ini, izinkan saya memperjelas lagi argumen-argumen terdahulu.

Coba cermati tempat Anda duduk saat ini. Dengan jabatan, kesehatan, uang, serta dukungan keluarga yang Anda miliki saat ini – sekali lagi saat ini. Saya tidak tahu posisi Anda dalam hal ini. Saat tulisan ini dibuat, ada problema dalam jabatan yang saya duduki. Kesehatan saya lumayan bagus. Uang tergantung pembandingnya. Dukungan keluarga saya, syukur alhamdulilah. Dan duduk di rumah di pinggir kali yang anginnya sedang bertiup kencang.

Gede Prama MBA


Gede Prama adalah satu lagi motivator yang saya kagumi selain Mario teguh. Hampir sama dengan Mario Teguh, pak Gede Prama ( mungkin seharusnya Gde Prama ) memiliki pembawaan yang tenang dan menghanyutkan. Kata-kata yang keluar selalu dipikirkan masak-masak dan meneduhkan bagi yang mendengarnya.
Untuk itu saya mencoba untuk menulis artikel tentang beliau yang saya rangkum dari berbagai sumber. Mudah-mudahan pembaca jualanbuku.com mendapatkan informasi tentang siapa sebenarnya pak Gede Prama. Selamat membaca.

Masa kecil pak Gede Prama

Pak Gede Prama lahir di Desa Tujan yang terletak di Bali bagian Utara. Sejak kecil beliau merupakan pribadi yang patut akan hukum atau ada yang berlaku di sekitarnya. Jiwa pemberontak mungkin jauh dari kepribadiannya. Ini terlihat ketika orang tuanya sering mengumpulkan anak-anaknya untuk diberikan wejangan, Gede Prama tidak kabur seperti yang dilakukan kakak-kakaknya.
Sikap Gede Prama ini bukan berarti pesimistis terhadap lingkungan atau lebih suka nrimo daripada bereaksi. Beliau sebenarnya melatih pikirannya agar selalu berpikir positif. Walaupun menurut beliau hal ini tidak bisa tercipta secara langsung, untuk itu ia selalu melatihnya terus menerus.

About Mario Teguh


Biodata

Nama Asli: Sis Maryono Teguh (Mario Teguh)
Tempat/ Tanggal Lahir: Makasar, 5 Maret 1956
Agama: Islam
Istri: Linna Teguh
Anak: Audrey
Pendidikan
* New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, AS, 1975
* Jurusan Linguistik & Pelajaran Bahasa Inggris, IKIP Malang (S-1)
* Jurusan Interaksi Bisnis, Sophia University, Tokyo, Jepang
* Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (Operations System, MBA)

Pengalaman Profesional

* Citibank Indonesia (1983 - 1986) as Head of Sales
* BSB Bank (1986 - 1989) as Manager Business Development
* Aspac Bank (1990 - 1994) as Vice President Marketing & Organization Development
* Exnal Corp Jakarta (1994 - present) as CEO, Senior Consultant

Spesialisasi

Business Effectiveness Consultant

Buku:

* Becoming a Star (2006)
* One Million Second Chances (2006)

BIOGRAFI TUNG DESEM WARINGIN


Dalam kehidupan, saya selalu memilih yang terbaik untuk segala hal. Dengan memilih yang terbaik, pasti hasil yang didapatkan juga maksimal. Dalam hal motivasi diri dan bisnis, saya juga memilih yang terbaik. Selama ini motivator yang saya kagumi dan saya anggap yang terbaik adalah Tung Desem Waringin. Hal ini sangat beralasan dengan melihat deretan prestasi yang Tung Desem Waringin raih.

Prestasi Tung Desem Waringin:

  1. Pada tahun 1995, Tung Desem Waringin berhasil mengubah cabang dengan 22 cabang pembantu di Jawa Timur dari posisi terjelek di Indonesia menjadi yang terbaik di Indonesia hanya dalam waktu 4 bulan saja.
  2. Pada tahun 1995, Tung Desem Waringin hanya dalam waktu 3 bulan dia berhasil mengubah sebuah cabang dengan 15 cabang pembantu di Jawa Tengah dari nomor 2 terjelek di Indonesia menjadi nomor 2 terbaik di seluruh Indonesia.
  3. Pada tahun 1997, Tung Desem Waringin berhasil mengubah cabang dengan 18 cabang pembantu di Jawa Timur, dari hasil audit terjelek di Indonesia menjadi terbaik di indonesia.
  4. Tung Desem Waringin berhasil meningkatkan pemegang ATM di sebuah kantor cabang di Jawa Timur, dari nomor 7 di luar Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi) menjadi nomor 1 di luar Jabotabek.
  5. Pertumbuhan pemegang kartu kredit terbesar di Indonesia oleh Tung Desem Waringin.
  6. Pulih pertama kali ketika terjadi pengambilan uang besar-besaran di bank yang dipegang Tung Desem Waringin.
  7. Tingkat mati ATM terendah di seluruh Indonesia pada bank yang dipegang Tung Desem Waringin.

Prestasi Tung Desem Waringin selama kuliah:

  1. Mahasiswa teladan
  2. Juara lomba karya tulis ilmiah (LKTI) tingkat universitas
  3. LKTI tingkat regional B (DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DIY)
  4. Juara II LKTI tingkat nasional tahun 1989
  5. Juara I cepat tepat P4 tingkat Fakultas Hukum UNS
  6. Juara I cepat tepat P4 tingkat Universitas
  7. Juara I cepat tepat P4 tingkat Wilayah
  8. Juara III cepat tepat P4 tingkat Provinsi Jawa Tengah
  9. Piagam lain yang berjumlah 32 buah.

Prestasi sampai saat ini:

Tung Desem Waringin mendapatkan kepercayaan meningkatkan penjualan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Diakui dan dipercaya banyak orang sebagai motivator terbaik. Berbagai penghargaan telah banyak Tung Desem Waringin dapatkan sebagai seorang motivator handal Indonesia. Selain itu Tung Desem Waringin adalah seorang motivator berpenghasilan terbesar di Indonesia.

Jumat, 16 Juli 2010

Marketing ala KFC oleh Tung Desem Waringin

Marketing ala KFC

Pernahkah Anda makan di Kentucky Fried Chicken?
Ah, Tentu saja!

Tahukah Anda, bahwa Kentucky mempergunakan jurus penjualan yang sangat smart?
Ya, KFC sangat piawai dalam melakukan cross selling. Berikut adalah sebuah contoh yang dibagikan Pak Tung Desem Waringan dalam acara bedah buku terbarunya, Marketing Revolution, pada tanggal 1 Juli yang lalu di Gramedia Matramam.


Jika Anda membeli makanan di Kentucky, kasir KFC akan dengan ramah menyapa Anda …
“Selamat malam Bu! Ayamnya dada atau paha?”

Perhatikan, disini Anda tidak mempunyai pilihan kata tidak. Anda diarahkan untuk memilih satu diantara dua, bukan antara ya dan tidak! Biasanya Anda memilih salah satu khan?

“Ayamnya crispy atau original?”
Penguatan no other choice diatas!

“Minumnya apa?”
Cross selling dimulai …

“Mau tambah supnya?”
Another cross selling …

“Kentangnya, Bu?”

“Eskrimnya?”

“Perkedelnya?”
Jika masih tetap menolak, mereka akan mengeluarkan jurus terakhirnya

“Kami sedang mengadakan promosi terbatas! Hanya dengan menambah 5 ribu saja, Anda bisa mendapatkan mainan yang sangat menarik!”

Akhirnya, sebagian besar pelanggan akan membeli lebih banyak dari rencana semula. Dan ini merupakan peningkatan penjualan yang luarbiasa…
Jika setiap konsumen membeli dua kali lebih banyak, maka omset KFC akan naik 100% lebih! Bagaimana jika belanjanya empat kali lipat?

So, dapatkan Anda menerapkan jurus penawaran tersebut pada bisnis Anda?

Jurus marketing ‘narkoba’ a la Tung Desem Waringin



Kerasnya hidup, tak melulu mengantarkan seseorang pada kesengsaraan. Karena kerasnya hidup pun kerap menjadi pemicu kesuksesan seseorang. Hal itulah yang dialami motivator nomor satu Indonesia Tung Desem Waringin. Dengan mengenakan kemeja kotak-kotak lengan pendek, dipadu dengan celana pendek, Tung yang ditemui Bisnis Uang usai sarapan dengan keluarganya, bercerita tentang kesuksesannya yang cukup fenomenal itu. Berawal dari kesulitan hidup yang terus menderanya, Tung mampu bertahan dalam kondisi sesulit apapun. Prinsip hidup yang terus dipegang pria kelahiran Solo, 22 Desember 1967 ini, adalah mencari nikmat dan menghindari sengsara dalam hidup. “Pada dasarnya, semua orang berusaha mencari nikmat, dan menjauhi sengsara,” tandas pria yang selalu terlihat ramah ini, tentang filosofi hidupnya. Kelemahan selalu dijadikannya sebagai kelebihannya. Selepas SMU, Tung diterima di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, di Fakultas Ekonomi, jurusan Studi Pembangunan. Merasa salah jurusan, lalu ia mendaftar ke Fakultas Hukum (FH) UNS jurusan Hukum Perdata. Meskipun hares berkutat di dua fakultas sekaligus, namun Tung tetap meraih sukses baik dari segi akademis, hingga meraih juara tenis meja dan juara panco. ‘Montir’ dadakan Lulus kuliah, Tung yang sempat menjadi salesman emas toko sang kakak, mulai kelimpungan mencari pekerjaan. Akhirnya pada 1992 menjadi akhir penantiannya sebagai pengangguran, ketika ia diterima di Bank BCA. Di perusahaan ini, ia bagaikan ‘montir’ bagi anak cabangnya yang tengah kolaps. Tak kurang dari beberapa cabang perusahaan yang ‘rusak’ berhasil diperbaikinya. Hasilnya, Surabaya memperoleh hasil audit terbaik di seluruh Indonesia, dari nomor 20 menjadi nomor satu. “Selain Surabaya, beberapa cabang juga berhasil saya perbaiki manajemennya,” cerita suami dari Suryani Untoro ini tentang profesinya sebagai montir dadakan itu. Meskipun dianggap sukses di perusahaan ini, namun Tung mulai merasa kehilangan sesuatu. Ketika sang ayah harus menjalani pengobatan di Mount Elisabeth Singapura, gaji Tung dalam sebulan, ternyata tak mampu menutupi biaya pengobatan ayahnya dalam satu hari. Saat inilah ia mulai merasakan kegundahan hatinya. Dengan tekadnya yang bulat, Tung mengundurkan diri dari BCA, dan beralih sebagai senior vice president marketing di LippoShop. Namun tak bertahan lama, is kembali mengundurkan dirii dari perusahaan tersebut. Berbekal hasil bacaannya sewaktu menunggui sang ayah selama menjalani masa perawatan, Tung mulai tertarik pada dunia marketing. Kekagumannya pada master marketing dunia Anthony Robbins membuatnya nekat mengikuti seminar Anthony Robbins di Singapura, yang biayanya sebesar US$ 10.000. Sukses menjadi salah satu murid terbaik Anthony Robbins sekaligus terpilih sebagai Exclusive Indonesia Anthony Robbins Authorized Consultant, Tung mulai haus akan ilmu marketing. Ia pun mulai berguru pada banyak ahli marketing seperti Robert G. Allen, pakar marketing terkemuka dunia, dan Robert T Kiyosaki yang juga sahabatnya itu memberikannya gelar sebagai Exclusive Indonesia Robert T. Kiyosaki Authorized Consultant. Jurus’narkoba’ Sukses teru diraih ayah dari Tung Waldo Kamajaya (7), Tung Alta Kania (4), dan Tung Tiago Masimo (6 bulan). Jurus marketing ‘narkoba’ adalah kunci kesuksesan pria yang memiliki nilai hidup bijaksana, sehat, kaya, keluarga, dan ceria ini. Loh koq? “Yah ibarat narkoba, awalnya kita kasih gratis, selanjutnya mereka akan ketagihan, dan akhirnya produk kita akan laku,” tawa pria yang saat ini menjadi pengasuh acara Smart Wealth di radio Smart FM ini. Selain jurus narkoba tadi, Tung juga selalu menerapkan sistem street marketing dalam kehidupan bisnisnya. Buktinya? Buku Financial Revolution yang diterbitkannya, mampu meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena berhasil terjual 10 ribu kopi hanya dalam sepuluh hari saja. Banyak teori marketing yang sangat bagus namun jarang sukses, karena mereka kerap melupakan sistem street marketing ini, kata Tung. “Karena umumnya, teori bisa berbalik sangat jauh dengan praktik di lapangan,” urai Tung. Kekuatan tentukan segalanya Pernahkah sukses mengalami kondisi stuck dalam hidupnya? Sering! Namun, saat ia sedang tak mood, maka satu hal yang selalu dilakukannya adalah dengan merusak pola emosi, dan juga pola gerak tubuhnya. “Kalau emosi kita sedang tak stabil kita harus menciptakan pola gembira,” tutur Tung sembari mengajak kami mempraktikkan salah satu pola gerak yang bisa merusak emosi. Karena kemampuan tersebut, maka Tung juga bukan hanya dikenal sebagai si sales magic, namun juga orang yang bisa membantu kesuksesan seseorang dari segi psikologis. “Banyak juga orang yang saya sembuhkan dari phobia-phobia. Seperti takut ketinggian, takut naik pesawat dan phobia lainnya,” cerita Tung lagi. Kekuatannya tersebut, menurut pria yang selalu menciptakan seminar bahagia ini, muncul dari kekuatan kata-kata yang terus diucapkannya. “Pada dasarnya, semua muncul karena kekuatan kata-kata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa jika setiap kali kita mengucapkan kata bodoh pada seseorang, maka lambat laun orang itu akan menjadi bodoh. “Begitu juga kalau kita mengucapkan kata-kata pintar pada orang itu,” tutup pria yang telah mengajarkan dunia bisnis dan keuangan sejak dini pada anak-anaknya itu. (*) Sumber: tabloid bisnis uang

Kata Bijak Mario Teguh


Anda pasti kenal dengan Mario Teguh sang Inspirator yang wajahnya sering menghiasi salah satu TV swasta di Jakarta, dan juga seorang bergerak di bidang Bussiness Efectiveness Consultant. Selain wajahnya yang teduh sekaligus pembawaannya dalam menyampaikan yang khas. Tentu yang takkan pernah terlupakan adalah tips dan motivasinya. Berikut ini adalah Tips Motivasi dari Mario Teguh mudah-mudahan menjadi pemompa semangat bagi kita yang ingin maju.


Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil

Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan

Jangan menolak perubahan hanya karena anda
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya anda merendahkan nilai yang bisa
anda capai melalui perubahan itu

Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila
cara-cara anda baru

Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap anda salah

Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda

Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang
anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian anda dapat

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan

Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan
anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang
yang berbakat

Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai

Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita
ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum
kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan

Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.
Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik
dari yang mungkin anda capai.

Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup
adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang
mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa
mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang
baik, maka andalah yang akan dicari uang

Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita
mungkin menua dengan berjalanannya waktu,
tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus
mengubah diri kita sendiri

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk
melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi
orang tua yang masih melakukan sesuatu yang
seharusnya dilakukan saat muda.

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat
berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita
kaya, tetapi menggunakannya dengan baik
adalah sumber dari semua kekayaan